Sungai Penuh, wartasatu.info – Desakan agar Pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengambil langkah tegas dalam menyikapi dugaan kekerasan yang melibatkan oknum Kepala Bidang (Kabid) kian menguat. Kali ini, pengamat hukum Dr. Kurniadi Aris, SH, MH, MM, CPLA, CCFCS menegaskan pentingnya respons cepat pemerintah daerah guna memastikan kebenaran peristiwa yang telah menjadi sorotan publik.
Menurutnya, karena informasi terkait kasus tersebut telah menyebar luas di tengah masyarakat, Pemkot tidak boleh bersikap pasif dan menunggu laporan resmi. Justru, langkah cepat diperlukan untuk menjaga kredibilitas dan citra institusi pemerintahan.
“Dalam situasi seperti ini, pemerintah daerah harus segera bertindak. Jangan menunggu laporan, karena ini sudah menjadi konsumsi publik. Pemeriksaan internal perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran dan menjaga marwah institusi,” tegas Dr. Kurniadi Aris.
Ia menekankan, proses pemeriksaan tidak boleh hanya berfokus pada terduga pelaku. Untuk mendapatkan gambaran utuh dan objektif, seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut harus turut dimintai keterangan.
“Kalau hanya Kabid yang dipanggil, tentu berpotensi menjadi keterangan sepihak. Harus juga memanggil korban, saksi-saksi yang berada di lokasi, serta pihak pengelola tempat untuk memastikan kronologi yang sebenarnya, apalagi kabarnya istri pengelola jadi saksi melihat kejadian” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Inspektorat atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) segera membentuk tim pemeriksa. Tim tersebut bertugas melakukan klarifikasi, pemeriksaan etik, serta penelusuran terhadap dugaan pelanggaran disiplin aparatur sipil negara.
Apabila dalam proses tersebut ditemukan adanya indikasi tindak pidana, lanjutnya, hasil pemeriksaan internal harus direkomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
“Ini bukan hanya soal pribadi, tetapi menyangkut kode etik ASN dan citra pemerintah daerah. Jika tidak ditangani secara cepat dan transparan, dampaknya bisa menurunkan kepercayaan publik,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh maupun atasan langsung terduga pelaku terkait langkah yang akan diambil.
Publik kini menanti sikap tegas dan respons cepat dari pemerintah daerah untuk mengungkap kebenaran kasus tersebut serta memastikan penanganan yang adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

0 Komentar