Ticker

6/recent/ticker-posts

Tumpukan Sampah dan Botol Minuman di Jalur Kumun Tuai Sorotan, Kadis LH Dinilai Kurang Peka


Sungai Penuh, wartasatu.info – Tumpukan sampah bercampur botol bekas minuman keras yang terlihat di sepanjang sisi jalan wilayah Kumun, Kota Sungai Penuh, menuai sorotan masyarakat. Kondisi tersebut ditemukan mulai dari kawasan jalur Kumun, tepatnya di depan MAN 2 Kota Sungai Penuh hingga arah Kampus STKIP di kawasan terminal lama Kumun.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah rumah tangga bercampur dengan puluhan botol bekas minuman berserakan di pinggir jalan. Kondisi ini dinilai mengganggu kebersihan lingkungan, merusak pemandangan, serta menimbulkan kesan negatif bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.

Sejumlah warga menilai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh seharusnya lebih cepat tanggap terhadap persoalan tersebut, jangan sampai Wali Kota menegur Kepala dinasnya, mengingat lokasi tumpukan sampah berada di jalur yang dilalui masyarakat dan berada di kawasan permukiman pejabat daerah.

“Ini sangat disayangkan. Sampah dan botol-botol bekas dibiarkan menumpuk cukup lama. Padahal kawasan ini dekat lingkungan tempat tinggal pejabat, termasuk wilayah yang dikenal masyarakat sebagai kawasan Kumun,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (7/5/2026).

Menurut warga, keberadaan botol-botol bekas minuman yang berserakan di sepanjang jalan dapat menimbulkan citra kurang baik terhadap wilayah tersebut. Selain persoalan kebersihan, kondisi itu juga dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap lingkungan.

Masyarakat berharap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Wahyu Rahman Dedi lebih peka terhadap persoalan kebersihan di wilayahnya, jangan sampai wali kota menegur baru di bersihkan. Sebab, kebersihan kota dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung citra pemerintah daerah di mata publik.

“Kalau dibiarkan terus, tentu masyarakat menilai pemerintah kurang serius menjaga kebersihan kota. Harusnya DLH bergerak cepat membersihkan, apalagi ini kawasan strategis dan sering dilalui masyarakat, jadi kadis LH harus lebih peka, jangan sampai di tegur wali kota baru di bersihkan,” tambah warga lainnya.

Warga juga berharap persoalan sampah di sepanjang jalur Kumun tidak hanya dibersihkan sesaat, tetapi diikuti dengan pengawasan rutin, penyediaan tempat pembuangan sampah, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan tumpukan sampah tersebut. Namun masyarakat berharap Dinas Lingkungan Hidup segera mengambil langkah cepat agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman dipandang.

Posting Komentar

0 Komentar