Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Alpian beserta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh. Kehadiran orang nomor satu di Kota Sungai Penuh ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memastikan hasil penataan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Wako Alfin tampak menyusuri area pasar, mengecek langsung kondisi lapak pedagang, akses jalan, serta kebersihan lingkungan. Tidak hanya itu, ia juga menyempatkan diri berdialog hangat dengan para pedagang dan pengunjung, menyerap berbagai aspirasi secara langsung dari lapangan.
“Penataan ini bukan sekadar merapikan, tetapi bagaimana kita menghadirkan pasar yang tertib, nyaman, dan layak bagi semua. Pedagang bisa berjualan dengan tenang, dan masyarakat pun merasa aman saat berbelanja,” ujar Wako Alfin dengan penuh optimisme.
Kehadiran Wali Kota disambut antusias para pedagang. Sejumlah pedagang mengaku merasakan perubahan signifikan pasca penataan, terutama dari sisi kerapian dan kenyamanan. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah yang dinilai cepat tanggap terhadap kondisi pasar.
Meski demikian, beberapa masukan terkait penempatan lapak dan fasilitas pendukung masih disampaikan. Menanggapi hal tersebut, Wako Alfin menegaskan bahwa penataan pasar merupakan proses berkelanjutan yang akan terus dievaluasi dan disempurnakan secara bertahap.
“Pemerintah tidak berhenti sampai di sini. Evaluasi akan terus dilakukan agar ke depan pasar ini semakin baik dan mampu menjadi pusat ekonomi rakyat yang membanggakan,” tegasnya.
Selain memastikan hasil penataan, Wako Alfin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pedagang dan pengunjung, untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan pasar.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran aktif Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam membenahi fasilitas publik, khususnya pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. Dengan penataan yang semakin baik, Pasar Tanjung Bajure diharapkan mampu menjadi ikon pasar rakyat yang bersih, tertib, dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi dan pendapatan daerah.

0 Komentar