Sungai Penuh, wartasatu.info – Komitmen kuat Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam membenahi wajah kota terus ditunjukkan secara nyata. Niat baik Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, untuk menata kota agar lebih rapi, bersih, dan nyaman dipandang, menjadi langkah strategis yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.
Melalui instruksi langsung kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Wali Kota Alfin mendorong percepatan penataan kota demi menciptakan lingkungan yang tertib dan estetis. Upaya ini tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengunjung yang datang ke Sungai Penuh.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah relokasi pedagang dari kawasan Jalan M. Yamin ke Pasar Tanjung Bajure. Kebijakan ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya. Untuk sementara waktu, kawasan Jalan M. Yamin juga disterilkan dari aktivitas pungutan retribusi, termasuk penataan parkir, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.
Tidak berhenti di situ, Pemerintah Kota juga melakukan penertiban trotoar dari berbagai aktivitas yang tidak semestinya. Trotoar kini diarahkan kembali pada fungsi utamanya sebagai jalur pejalan kaki. Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan dapat berjalan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.
Selain penataan pedagang dan trotoar, sektor parkir juga menjadi perhatian serius. Pemkot Sungai Penuh berencana melakukan penataan ulang sistem perparkiran secara menyeluruh, termasuk evaluasi regulasi dan mekanisme pengelolaannya. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem parkir yang tertib, transparan, serta meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meski demikian, seluruh proses pembenahan ini tidak dapat dilakukan secara instan. Pemerintah menegaskan bahwa penataan akan dilaksanakan secara bertahap dan humanis, guna menghindari munculnya persoalan baru di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan DPRD Kota Sungai Penuh sangat dibutuhkan agar upaya penataan kota dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Jika langkah-langkah ini terus konsisten dijalankan, bukan tidak mungkin Sungai Penuh akan tumbuh menjadi kota yang bersih, tertata rapi, dan menarik bagi wisatawan. Kondisi tersebut tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan dari luar daerah, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan semangat kebersamaan, harapan menjadikan Sungai Penuh sebagai kota yang nyaman, indah, dan berdaya saing bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

0 Komentar