Sungai Penuh, wartasatu.info – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi wajah kota agar menjadi lebih bersih, sehat, rapi, dan indah. Berbagai langkah penataan mulai dilakukan secara bertahap, sebagai bagian dari niat baik pemerintah dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman bagi seluruh masyarakat.

Penataan tersebut meliputi penertiban parkir, penataan bangunan yang berdiri di atas trotoar, hingga relokasi para pedagang—baik pedagang sayur, ikan, ayam, maupun daging—ke lokasi yang telah disediakan, yakni Pasar Induk Tanjung Bajure. Langkah ini dilakukan bukan untuk meminggirkan para pedagang, melainkan sebagai upaya menghadirkan tempat usaha yang lebih tertata, layak, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli.

Pemkot Sungai Penuh menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini dilandasi oleh niat baik untuk memperbaiki tata kota secara menyeluruh. Trotoar yang selama ini kerap digunakan tidak sesuai peruntukannya akan dikembalikan fungsinya sebagai jalur pejalan kaki, demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Diakui, proses penataan ini tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu, pendekatan yang humanis, serta yang terpenting adalah kesadaran dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Pedagang, pengelola parkir, hingga masyarakat umum diharapkan dapat memahami bahwa penertiban ini bertujuan untuk kepentingan bersama, bukan semata-mata penegakan aturan.

Jika semua pihak memiliki kesadaran yang sama, maka manfaat dari penataan ini akan dirasakan bersama. Kota yang bersih dan rapi bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dinikmati oleh warga dan para pengunjung,” ujar salah satu sumber.

Penataan kota memang bukan perkara mudah. Namun, jika niat baik Pemerintah Kota Sungai Penuh ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat, maka perubahan positif akan terlihat secara bertahap. Dimulai dari penataan pedagang, pengelolaan parkir yang tertib, hingga pengembalian fungsi trotoar, semuanya menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang lebih tertata.

Ke depan, jika tiga aspek utama tersebut—parkir, perdagangan, dan fungsi trotoar—dapat dibenahi secara maksimal, maka bukan tidak mungkin Sungai Penuh akan menjelma menjadi kota yang benar-benar bersih, sehat, rapi, dan indah. Sebuah kota yang tidak hanya nyaman bagi warganya, tetapi juga menjadi daya tarik bagi setiap orang yang datang berkunjung.