Sungai Penuh, wartasatu.info – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kota Sungai Penuh. Salah satunya melalui pertemuan koordinasi bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Rabu (4/3/2026).
Pertemuan strategis tersebut membahas berbagai program kolaboratif antara Dinas Pendidikan dan seluruh satuan pendidikan sebagai langkah nyata memperkuat sinergi, koordinasi, serta percepatan pelaksanaan program pendidikan di daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua K3S, Ketua MKKS, Koordinator Pengawas (Korwas), serta para Ketua K3S Kecamatan. Kehadiran berbagai unsur pendidikan ini menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang lebih terarah, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi peserta didik.
Dalam arahannya, Plt Kadis Pendidikan Bovi Handriyanto menegaskan pentingnya kebersamaan dan kerja sama seluruh unsur pendidikan dalam menjalankan berbagai program yang telah dirancang oleh Dinas Pendidikan.
“Keberhasilan program pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara dinas, kepala sekolah, pengawas, serta seluruh tenaga pendidik agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” ujar Bovi.
Salah satu agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pelaksanaan program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah). Program ini merupakan gerakan kepedulian sosial yang melibatkan sekolah sebagai pusat pembentukan karakter, sekaligus menanamkan nilai gotong royong, empati, dan solidaritas kepada peserta didik sejak dini.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga mendorong penguatan program Sekolah Aman dan Nyaman, yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang tertib, bersih, sehat, serta kondusif. Dengan lingkungan sekolah yang nyaman, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal dan peserta didik merasa aman serta betah di sekolah.
Tak kalah penting, dalam pertemuan tersebut juga ditekankan implementasi gerakan 7KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) sebagai upaya membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan perilaku positif di lingkungan sekolah.
Program 7KAIH menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian, kemandirian, rajin belajar, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Melalui berbagai program tersebut, Plt Kadis Pendidikan Bovi Handriyanto berharap seluruh satuan pendidikan di Kota Sungai Penuh dapat terus bergerak bersama dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pertemuan ini juga menjadi wujud nyata kepemimpinan aktif Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh dalam memastikan setiap program pendidikan berjalan efektif, terkoordinasi, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah.

0 Komentar