Sungai Penuh, wartasatu.info – Komitmen meningkatkan kesejahteraan dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan terus diperkuat oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., melaksanakan koordinasi terkait pelaksanaan dan penyaluran Program 3S bersama Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, pada Rabu (25/2/2026).
Kegiatan koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Dinas Pendidikan untuk memastikan Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah) dapat berjalan dengan baik di seluruh satuan pendidikan. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang melibatkan sekolah, siswa, serta masyarakat dalam menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, menegaskan bahwa koordinasi lintas lembaga sangat penting agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui koordinasi ini, kita ingin memastikan program 3S dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya bersama membangun kepedulian sosial di lingkungan pendidikan serta mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bovi, Dinas Pendidikan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada peserta didik sejak dini.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menyambut baik sinergi yang dibangun bersama Dinas Pendidikan. Ia menilai Program 3S memiliki dampak positif dalam membangun karakter siswa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan koordinasi yang semakin kuat antara Dinas Pendidikan, TP PKK, serta pihak sekolah, diharapkan Program 3S dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Langkah aktif yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter serta kepedulian sosial masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan “Sungai Penuh Juara.”

0 Komentar