Ticker

6/recent/ticker-posts

Membanggakan! Dr. Kurniadi Aris, Akademisi Hukum Asal Sungai Penuh, Raih Best Paper Award di Malaysia


Sungai Penuh, wartasatu.info — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Dr. Kurniadi Aris, S.H., M.H., M.M., seorang praktisi hukum, advokat, sekaligus akademisi hukum, meraih penghargaan Best Paper Award dalam konferensi internasional bidang hukum yang diselenggarakan di Malaysia.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang 7th International Conference on Law & Globalisation 2026 yang berlangsung pada 27–28 Oktober 2026 di Faculty of Law and International Relations, Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Gong Badak Campus, Terengganu, Malaysia.

Berdasarkan sertifikat penghargaan, karya ilmiah yang memperoleh pengakuan tersebut berjudul “Invisible Power, Visible Consequences: Rethinking Public Accountability in the Age of Algorithmic Governance.”

Karya tersebut membahas persoalan akuntabilitas publik di tengah perkembangan tata kelola berbasis algoritma, sebuah isu yang semakin relevan seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam proses pengambilan keputusan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Penghargaan Best Paper Award itu merupakan capaian  hasil karya ilmiahnya. Pengakuan di forum internasional ini menjadi capaian penting bagi penulis, sekaligus menunjukkan bahwa kajian hukum dan tata kelola publik dari kalangan akademisi Indonesia memiliki ruang untuk berkontribusi dalam diskusi ilmiah di tingkat global.

Mengangkat Isu Akuntabilitas Publik di Era Digital

Tema yang diangkat dalam karya ilmiah tersebut menyoroti tantangan baru dalam menjaga transparansi dan pertanggungjawaban publik ketika algoritma semakin berperan dalam tata kelola pemerintahan.

Kemajuan teknologi memang menawarkan efisiensi dalam pengambilan keputusan. Namun, penerapannya juga menuntut pengawasan yang memadai agar keputusan yang dihasilkan tetap dapat dijelaskan, dipertanggungjawabkan, serta tidak mengabaikan prinsip keadilan.

Dalam konteks hukum dan pemerintahan, isu ini menjadi penting karena penggunaan teknologi tidak boleh menghilangkan tanggung jawab manusia maupun lembaga yang memiliki kewenangan dalam menetapkan kebijakan.

Karena itu, kajian mengenai akuntabilitas. publik di era tata kelola algoritmik memiliki relevansi yang luas, baik bagi pengembangan ilmu hukum maupun bagi perumusan kebijakan publik yang transparan dan bertanggung jawab.

Menjadi Kebanggaan bagi Kota Sungai Penuh

Prestasi Dr. Kurniadi Aris patut mendapat apresiasi sebagai salah satu capaian akademik yang membawa nama Kota Sungai Penuh ke forum ilmiah internasional.

Sebagai praktisi hukum, advokat, dan akademisi, keterlibatannya dalam penelitian yang mendapat penghargaan internasional diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya penelitian, penulisan ilmiah, serta pengembangan pemikiran hukum yang responsif terhadap perubahan zaman.

Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa kontribusi putra daerah tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian di tingkat lokal, tetapi juga melalui gagasan dan karya ilmiah yang mampu berpartisipasi dalam perbincangan akademik lintas negara.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan kalangan akademisi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan, memperluas wawasan, serta berani menghasilkan karya yang memiliki nilai dan relevansi internasional.

Capaian ini bukan sekadar penghargaan atas sebuah karya ilmiah, melainkan juga momentum untuk mendorong kemajuan tradisi akademik dan pengembangan pemikiran hukum yang bermanfaat bagi masyarakat.


Posting Komentar

0 Komentar