Kerinci, wartasatu.info – Keberadaan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci mulai menjadi sorotan sejumlah pengurus kelompok tani. Organisasi yang diharapkan menjadi wadah perjuangan dan pendampingan petani tersebut dinilai belum menunjukkan gebrakan yang signifikan dalam memperjuangkan aspirasi petani di daerah.
Penilaian tersebut disampaikan beberapa ketua kelompok tani yang ditemui wartasatu.info. Mereka menilai, hingga saat ini peran DPD Tani Merdeka lebih banyak terlihat saat mendampingi penyerahan bantuan dari pemerintah, sementara upaya memperjuangkan usulan dan kebutuhan kelompok tani dinilai belum tampak secara nyata.
"Kalau mendampingi penyerahan bantuan memang ada. Namun untuk memperjuangkan usulan kelompok tani agar mendapat perhatian pemerintah, kami belum melihat langkah yang nyata. Justru yang selama ini terlihat memperjuangkan aspirasi petani, termasuk program untuk kelompok tani dan P3A, adalah anggota DPR RI," ujar beberapa pengurus kelompok tani yang dimintai tanggapan.
Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, DPD Tani Merdeka memiliki sejumlah tugas, antara lain melakukan pembinaan terhadap kelompok tani, memberikan pendampingan, menyampaikan informasi dan program organisasi, menghimpun serta memperjuangkan aspirasi petani kepada pemerintah, meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui pelatihan dan penyuluhan, melakukan pengawasan dan evaluasi organisasi, serta melaporkan hasil pembinaan kepada Pengurus Wilayah (DPW).
Dengan demikian, fungsi utama DPD Tani Merdeka adalah sebagai organisasi yang memberikan pembinaan dan pelayanan kepada kelompok tani serta memperjuangkan kepentingan petani melalui mekanisme organisasi sesuai AD/ART.
Sejumlah pengurus kelompok tani berharap DPD Tani Merdeka di Sungai Penuh dan Kerinci dapat lebih aktif menjalankan fungsi tersebut. Mereka menginginkan organisasi ini tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi jembatan antara petani dan pemerintah dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan, seperti bantuan sarana produksi, irigasi, alat dan mesin pertanian, hingga program pemberdayaan lainnya.
"Harapan kami, Tani Merdeka benar-benar menjadi wadah yang memperjuangkan kepentingan petani. Organisasi ini dibentuk dengan harapan dapat menjembatani aspirasi petani kepada pemerintah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani di lapangan," ujar salah seorang pengurus kelompok tani.

0 Komentar