Sungai Penuh, wartasatu.info— Menanggapi pemberitaan salah satu media yang menyebut dirinya tidak menghadiri kegiatan resmi PDI Perjuangan, anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi PDI Perjuangan, Damrat, membantah jika ketidakhadirannya disebut sebagai bentuk ketidakpatuhan atau kesengajaan mengabaikan agenda partai.
Damrat menegaskan, dirinya tidak mengetahui adanya kegiatan yang dilaksanakan di DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh tersebut.
“Kalau saya diberitahu, saya akan hadir. Tapi kalau tidak diberitahu kemudian saya dianggap tidak mau hadir, itu namanya mencari-cari kesalahan orang,” ujar Damrat.
Menurut Damrat, sebagai anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi PDI Perjuangan, dirinya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan mengenai kegiatan tersebut, baik melalui fraksi, surat resmi, maupun pemberitahuan lainnya dari pengurus partai ataupun panitia kegiatan.
“Tidak ada yang memberitahu saya,” tegasnya.
Bantah Dihubungi Firmansyah
Damrat juga membantah pernyataan saudara Firmansyah yang menyebut telah menghubungi dirinya terkait kegiatan tersebut.
“Kalau saudara Firmansyah mengatakan sudah menghubungi saya, itu tidak benar. Tidak ada panggilan telepon dari saudara Firmansyah kepada saya,” katanya.
Damrat juga mempertanyakan kapasitas Firmansyah dalam kaitannya dengan penyampaian agenda resmi partai kepada dirinya.
“Lagi pula, apa kapasitas Firmansyah? Dia hanya Wakil Ketua Baguna. Yang berhak memberitahu saya itu KSB dan BK partai,” ujar Damrat.
Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya diselesaikan secara organisatoris dan tidak dibangun berdasarkan asumsi ataupun tudingan sepihak.
Tegaskan Tetap Berkontribusi kepada Partai
Damrat juga menepis anggapan bahwa dirinya tidak memiliki kepedulian terhadap partai. Ia menegaskan bahwa sebagai anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, dirinya tetap menjalankan kewajibannya kepada partai.
“Kontribusi ke partai, kewajiban saya setiap bulan sebagai anggota DPRD ke PDI Perjuangan rutin saya berikan,” ungkapnya.
Bahkan, kata Damrat, dirinya juga kerap memberikan bantuan untuk berbagai kegiatan partai yang sebenarnya berada di luar kewajiban rutinnya sebagai anggota DPRD.
“Bahkan saya diminta bantuan setiap kegiatan yang bukan kewajiban saya, saya sering bantu,” tambahnya.
Karena itu, Damrat meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan dengan mencari-cari kesalahan yang menurutnya tidak memiliki dasar yang jelas.
“Jadi jangan karena kebencian terus mencari-cari kesalahan yang tak berdasar,” tegas Damrat.
Damrat berharap persoalan internal partai dapat diselesaikan secara objektif, proporsional dan sesuai mekanisme organisasi, terlebih dirinya mengaku siap menghadiri setiap agenda partai apabila mendapatkan pemberitahuan secara resmi.
“Kalau saya diberitahu, saya akan hadir,” pungkasnya.

0 Komentar