Kerinci, wartasatu.info – Isu yang beredar di media sosial mengenai tudingan bahwa Edi Purwanto meminta uang dari pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-GAI) di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dibantah oleh sejumlah pengurus dan pembina kelompok penerima manfaat program tersebut.
Sejumlah pengurus dan pembina kelompok penerima P3-GAI, di antaranya Fesdiamon, Candra, dan Ruslan, saat dikonfirmasi wartasatu.info menyatakan bahwa selama mereka mendampingi pelaksanaan program, mereka tidak pernah mengetahui ataupun mengalami adanya permintaan uang dari Edi Purwanto.
Mereka justru mengungkapkan bahwa Edi Purwanto selalu mengingatkan para pengurus dan pembina kelompok agar tidak meminta imbalan atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada kelompok penerima manfaat P3-GAI.
Fesdiamon, salah seorang pembina kelompok penerima P3-GAI, mengatakan bahwa Edi Purwanto hanya berupaya memperjuangkan aspirasi petani agar program tersebut dapat direalisasikan di Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
"Sepanjang yang saya ketahui, tidak pernah ada permintaan uang dari Bapak Edi Purwanto terkait program P3-GAI. Bahkan beliau berpesan kepada kami agar jangan sekali-kali meminta imbalan kepada kelompok penerima. Program ini murni diperjuangkan untuk kepentingan petani. Kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Bapak Edi Purwanto karena telah memperjuangkan aspirasi petani hingga program P3-GAI dapat terlaksana di daerah kami. Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat," ujar Fesdiamon.
Pernyataan senada disampaikan Candra. Menurutnya, selama ini ia tidak pernah mengetahui adanya permintaan uang dari Edi Purwanto kepada kelompok penerima manfaat. Sebaliknya, pesan yang selalu disampaikan adalah agar seluruh pengurus menjaga integritas dan tidak membebani masyarakat dengan pungutan apa pun.
"Setahu saya, Bapak Edi Purwanto tidak pernah meminta uang atau bentuk imbalan apa pun kepada kelompok penerima P3-GAI. Yang selalu beliau tekankan kepada kami adalah jangan meminta-minta kepada penerima manfaat. Beliau ingin program ini benar-benar dinikmati petani. Kami bersyukur dan berterima kasih karena beliau telah memperjuangkan pembangunan irigasi di Kerinci dan Kota Sungai Penuh sehingga membantu kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat," kata Candra.
Sementara itu, Ruslan juga membantah adanya tudingan bahwa Edi Purwanto meminta uang dari pelaksanaan P3-GAI. Ia menilai perjuangan program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi petani.
"Sepengetahuan saya, Bapak Edi Purwanto tidak pernah meminta imbalan, baik berupa uang maupun dalam bentuk lainnya. Justru beliau berpesan agar tidak ada pengurus yang meminta apa pun kepada penerima manfaat. Kami sebagai kelompok penerima mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Bapak Edi Purwanto yang telah memperjuangkan program P3-GAI sehingga petani di Kerinci dan Kota Sungai Penuh dapat merasakan manfaatnya. Kami berharap program seperti ini terus diperjuangkan demi kepentingan petani," ujar Ruslan.
Para pengurus berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi yang beredar secara bijaksana dengan mengedepankan klarifikasi dan fakta dari pihak-pihak yang mengetahui langsung pelaksanaan program di lapangan. Mereka juga menegaskan bahwa seluruh pernyataan yang disampaikan merupakan pengalaman dan pengetahuan mereka selama mendampingi pelaksanaan Program P3-GAI di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

0 Komentar