Sungai Penuh, wartasatu.info – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah, Rabu (15/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Alfin juga menyerahkan bantuan beasiswa dan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada peserta didik.
Wali Kota Alfin didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini, beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan dan sejumlah kepala bidang, perwakilan Polres Kerinci dan Kodim 0417/Kerinci, camat, kepala sekolah, serta para guru.
Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Di sekolah tersebut, Alfin melihat secara langsung pelaksanaan MPLS sekaligus menyapa para peserta didik baru.
Dalam arahannya, Alfin mengingatkan para siswa agar menjadikan masa sekolah sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Ia menekankan pentingnya disiplin, menaati aturan sekolah, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan.
“Rajinlah belajar, patuhi aturan sekolah dan hormati guru. Jauhi segala bentuk perbuatan yang tidak baik dan dapat merugikan masa depan,” pesan Alfin.
Pada kesempatan itu, Alfin juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada penerima manfaat. Selain itu, bantuan seragam sekolah gratis diserahkan secara simbolis bagi siswa tingkat TK, SD, dan SMP negeri dalam lingkup Kota Sungai Penuh.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung sektor pendidikan sekaligus membantu meringankan kebutuhan sekolah peserta didik dan orang tua.
Pemkot Sungai Penuh berharap program di bidang pendidikan dapat memberikan manfaat secara tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua juga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas peserta didik.
Kunjungan Wali Kota ke sejumlah sekolah dalam pelaksanaan MPLS tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat kondisi pendidikan secara langsung dan memastikan program pemerintah di sektor pendidikan dapat dirasakan oleh masyarakat.

0 Komentar