Ticker

6/recent/ticker-posts

Diduga Sampah dari Kerinci Cemari Sungai Batang Merao

Sungai Penuh, wartasatu.info – Aliran Sungai Batang Merao di Kota Sungai Penuh diduga tercemar puluhan ton sampah yang hanyut mengikuti arus sungai, Senin (11/5/2026). Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat karena dinilai dapat merusak lingkungan serta memperparah pendangkalan sungai.

Pantauan wartasatu.info di lapangan, tumpukan sampah terlihat mengalir di  sepanjang aliran Sungai Batang Merao. Sampah rumah tangga bercampur material lain tampak memenuhi badan sungai dan terbawa arus menuju wilayah Kota Sungai Penuh.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh maupun Pemerintah Kabupaten Kerinci terkait sumber pasti sampah tersebut. Namun, dugaan sementara mengarah pada wilayah Kabupaten Kerinci mengingat hulu Sungai Batang Merao berada di daerah tersebut.

Selain mencemari lingkungan, keberadaan sampah juga dikhawatirkan memicu pendangkalan sungai akibat material lumpur dan sedimentasi yang ikut terbawa arus. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko banjir ketika debit air meningkat.

Masyarakat meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar pencemaran tidak semakin meluas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh juga didorong berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Kerinci untuk melakukan penanganan bersama.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua LSM Pedas bersama Ketua LSM LIMBAH meminta DLH Kabupaten Kerinci turun tangan dan bertanggung jawab apabila nantinya terbukti sampah berasal dari wilayah Kerinci.

“Kami meminta persoalan ini segera ditangani serius. Jika memang terbukti sampah berasal dari wilayah Kabupaten Kerinci, maka DLH harus bertanggung jawab dan segera melakukan langkah penanganan agar pencemaran tidak terus terjadi,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah tidak saling menunggu dan segera melakukan pembersihan di sepanjang aliran sungai demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, hingga saat ini pihak DLH Kabupaten Kerinci maupun DLH Kota Sungai Penuh belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran puluhan ton sampah di Sungai Batang Merao tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar