Sungai Penuh, wartasatu.info - Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melaksanakan kegiatan penyaluran Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah) pada Jumat, 13 Maret 2026 di SDN 037/XI Koto Keras, Kecamatan Pesisir Bukit.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., serta unsur Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru, dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Program 3S merupakan salah satu gerakan sosial yang digagas oleh TP PKK Kota Sungai Penuh dan dilaksanakan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Saat ini, program tersebut juga telah diterapkan secara aktif di sekolah-sekolah sebagai bentuk pendidikan karakter dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam pelaksanaannya di sekolah, para guru dan warga sekolah secara sukarela mengumpulkan bantuan berupa segenggam beras, sebutir telur, dan seribu rupiah. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada siswa kurang mampu di lingkungan sekolah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh peserta didik yang membutuhkan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program 3S menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh dalam menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh sekolah, guru, dan pihak yang telah berpartisipasi. Terima kasih juga kepada Ibu Wali Kota Sungai Penuh yang terus mendorong lahirnya program-program yang memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan pendidikan,” ujar Bovi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu siswa yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi siswa agar memiliki empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan 3S, diharapkan tercipta pembelajaran bermasyarakat bagi siswa serta terbangun hubungan sosial yang harmonis antara warga sekolah dengan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik, tetapi juga serius membangun karakter, solidaritas, dan semangat gotong royong di kalangan siswa dan tenaga pendidik.
Dengan komitmen dan kerja nyata dari Dinas Pendidikan bersama seluruh sekolah, program 3S diharapkan terus berkembang dan menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya bagi siswa yang membutuhkan di Kota Sungai Penuh.

0 Komentar