Ticker

6/recent/ticker-posts

Tahun 2025, Pemkot Sungai Penuh Menutup dengan Segudang Prestasi

Sungai Penuh, wartasatu.info — Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan wali kota, Alfin, menutup tahun 2025 dengan catatan sejumlah capaian penting di berbagai sektor. Di tengah keterbatasan fiskal dan minimnya ruang fiskal APBD, Pemkot Sungai Penuh dinilai berhasil menjaga ritme pembangunan melalui strategi jemput bola ke pemerintah pusat.

Upaya intensif melobi kementerian dan lembaga pusat membuahkan hasil. Sejumlah program strategis nasional berhasil ditarik ke daerah, salah satunya program normalisasi sungai yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Proyek tersebut terbukti mampu menekan potensi banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Selain itu, pembangunan Pasar Beringin Jaya menjadi salah satu capaian infrastruktur terbesar tahun 2025. Proyek bernilai total sekitar Rp55 miliar tersebut dikerjakan secara multiyears dan digadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus penataan kawasan perdagangan rakyat.

Di sektor pelayanan dasar, Pemkot Sungai Penuh juga berhasil memperkuat jaringan pipa air minum PDAM Tirta Kayangan berskala besar di wilayah Kecamatan Hamparan Rawang. Proyek ini bertujuan menambah debit dan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat serta membuka peluang penambahan pelanggan baru.

Perbaikan infrastruktur jalan turut menjadi perhatian. Sepanjang 2025, Pemkot melakukan pengecoran dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan, baik melalui dana pusat maupun skema pembiayaan daerah, sebagai bagian dari peningkatan konektivitas dan mobilitas warga.

Dibidang pendidikan, Pemkot juga berhasil menarik program strategis nasional, yaitu revitalisasi gedung sekolah baik sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.

Tidak hanya pembangunan fisik, di bidang keagamaan Kota Sungai Penuh mencatat prestasi dengan meraih peringkat empat MTQ tingkat Provinsi Jambi. Capaian ini dinilai sebagai peningkatan kualitas pembinaan keagamaan dan sumber daya qari–qariah daerah.

Di sisi tata kelola keuangan, Pemkot Sungai Penuh kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat ini menjadi indikator konsistensi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan.

Sejumlah capaian lain yang turut mewarnai tahun 2025 antara lain:

 - Peningkatan akses layanan kesehatan, termasuk penguatan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat;

- Partisipasi pelajar Kota Sungai Penuh di tingkat nasional, seperti keterwakilan pada kegiatan kenegaraan;

- Penguatan pelayanan publik berbasis digital, terutama pada administrasi kependudukan dan perizinan.

Meski demikian, berbagai pihak menilai capaian tersebut tetap harus dibarengi evaluasi kritis. Tantangan ke depan masih besar, mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan pembangunan antar wilayah, hingga konsistensi pelayanan publik.

Namun secara umum, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Kota Sungai Penuh untuk menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak selalu menjadi penghalang, selama diiringi strategi, komunikasi pusat–daerah yang efektif, dan keberanian mengambil peluang pembangunan.

Posting Komentar

0 Komentar