Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketua Forum BPD Beserta Anggota se-Kota Sungai Penuh Sampaikan Terima Kasih Bimtek Berjalan Baik, Tak Ada Masalah

Jambi, wartasatu.info – Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh bersama sejumlah anggota BPD menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) BPD yang berlangsung di Grand Hotel Jambi pada 23–26 September 2026 berjalan sukses, lancar, dan tidak mengalami kendala sebagaimana yang dipersoalkan oleh sejumlah pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya sorotan dan dugaan yang mempertanyakan pelaksanaan Bimtek BPD di Jambi. Ketua forum dan sejumlah peserta menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, wawasan, serta pemahaman anggota BPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya di pemerintahan desa.

Pembukaan Bimtek tersebut turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Sungai Penuh, panitia pelaksana, serta sejumlah tamu undangan.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota BPD dari berbagai desa di Kota Sungai Penuh dengan tujuan memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, kewenangan, serta peran strategis BPD dalam mengawasi dan mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa yang lebih baik.

Ketua Forum BPD Apresiasi Panitia, Pelayanan Dinilai Memuaskan

Ketua Forum BPD dari delapan kecamatan di Kota Sungai Penuh menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas pelayanan dan fasilitas yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pelayanan selama kegiatan Bimtek. Kami merasa dilayani dengan baik, mulai dari penginapan, konsumsi, hingga seluruh rangkaian kegiatan yang terlaksana sesuai jadwal dan ketentuan yang ada," ungkap sejumlah ketua forum BPD.

Mereka juga mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan, khususnya terkait tugas pokok, fungsi, serta tanggung jawab anggota BPD dalam menjalankan amanah masyarakat.

Menurut mereka, materi yang disampaikan oleh para narasumber menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas BPD di desa masing-masing.

"Kami berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan materi yang diperoleh selama Bimtek. Kegiatan seperti ini juga diharapkan menjadi ruang diskusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa," tambahnya.

Ketua forum juga menilai bahwa peningkatan kemampuan dan keterampilan anggota BPD perlu diiringi dengan kemauan, komitmen, serta dukungan dari kepala desa dan tokoh masyarakat.

Dengan demikian, fungsi BPD dalam mengawal program pembangunan dan perencanaan desa dapat berjalan secara optimal, sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan sejumlah anggota BPD yang mengikuti kegiatan Bimtek tersebut. Mereka mempertanyakan munculnya pemberitaan yang menduga kegiatan Bimtek BPD di Jambi bermasalah, sementara menurut mereka, seluruh rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang mereka pahami.

"Kami merasa heran, mengapa kegiatan Bimtek yang kami laksanakan justru disebut-sebut melanggar aturan. BPD memiliki anggaran tersendiri dan kami tentu memiliki hak untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas guna menambah ilmu dan pengetahuan dalam menjalankan tugas," ujar sejumlah peserta Bimtek.

Mereka menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata perjalanan ke luar daerah, melainkan memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota BPD mengenai tugas dan tanggung jawab kelembagaan.

Bahkan, menurut keterangan peserta, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan anggota DPRD Kota Sungai Penuh yang turut memberikan arahan kepada peserta Bimtek.

Selain itu, mereka menyebutkan bahwa kepala desa selaku pengguna anggaran turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan itu, menurut peserta, dibuktikan dengan diterbitkannya surat tugas bagi anggota BPD serta pencairan anggaran untuk membiayai kegiatan Bimtek.

"Kalau memang ada yang menyebut kegiatan ini bermasalah, tentu kami mempertanyakan, di bagian mana letak permasalahannya. Sebab, kegiatan ini mendapat dukungan dari kepala desa, ada surat tugas, dan anggaran yang digunakan memang telah disiapkan untuk kegiatan BPD," ungkap salah seorang peserta.

Mereka juga menyampaikan bahwa selama mengikuti kegiatan di Jambi, tidak menemukan persoalan terkait pelayanan maupun pelaksanaan acara. Sebaliknya, para peserta mengaku puas dengan pelayanan panitia, fasilitas penginapan, konsumsi, serta materi pembelajaran yang diberikan.

Peserta Berharap Tidak Ada Kesalahpahaman

Menurut mereka, kegiatan peningkatan kapasitas merupakan salah satu kebutuhan penting bagi anggota BPD agar mampu menjalankan fungsi kelembagaan secara lebih baik, terutama dalam pembahasan perencanaan pembangunan, pengawasan, serta penyaluran aspirasi masyarakat desa.

"Kami sebagai peserta merasa puas. Kegiatan berjalan sukses, pelayanan dari lembaga penyelenggara sangat baik, dan materi yang diberikan sangat bermanfaat. Kami berharap jangan sampai muncul kesalahpahaman yang membuat kegiatan peningkatan kapasitas ini seolah-olah menjadi persoalan," tegas mereka.

Meski demikian, untuk memastikan tidak adanya persoalan dari sisi administrasi maupun penggunaan anggaran, kesesuaian kegiatan dengan ketentuan yang berlaku tetap perlu dilihat berdasarkan dokumen anggaran, surat tugas, bukti pelaksanaan, serta aturan yang mengatur penggunaan anggaran BPD.

Dengan demikian, kegiatan Bimtek BPD di Jambi tidak hanya dinilai dari kelancaran acara dan kepuasan peserta, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan dari sisi administrasi dan pengelolaan keuangan.

Posting Komentar

0 Komentar