Dalam paparannya, Maulana antara lain membagikan pengalaman Pemerintah Kota Jambi dalam pengelolaan sampah dari tingkat kelurahan maupun lingkungan masyarakat sampai ke tingkat Kota.
Maulana bahkan menawarkan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk melakukan studi tiru ke Kota Jambi guna melihat secara langsung pola dan praktik pengelolaan sampah yang diterapkan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah.
Selain persoalan persampahan, Maulana juga memaparkan pengalaman Kota Jambi dalam program pemberdayaan Posyandu dan RT. Program tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana peran masyarakat di tingkat paling bawah dapat diberdayakan untuk mendukung pelayanan dan pembangunan daerah. Adapun program posyandu di lakukan secara gratis dan suka rela.
Paparan tersebut menjadi tambahan wawasan bagi peserta Bimtek BPD karena materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan tugas dan fungsi BPD secara normatif, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi daerah.
Belajar dari Pengalaman Berbagai Narasumber
Bimtek yang berlangsung pada 23–26 September 2026 di Grand Hotel Jambi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Mukti Muti Said, serta narasumber dari Kementerian Dalam Negeri.
Sementara pada hari kedua, selain Wali Kota Jambi Maulana, peserta juga mendapatkan materi dari Kepala Dinas P3AP2 Provinsi Jambi, Atma Jaya.
Beragam latar belakang narasumber tersebut membuat peserta memiliki kesempatan memperoleh pengetahuan dari berbagai perspektif, mulai dari penguatan kapasitas pemerintahan, tugas dan fungsi BPD, hingga pengalaman praktis dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, Bimtek ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat memberikan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi anggota BPD untuk menjalankan fungsi pengawasan, menyerap aspirasi masyarakat, serta ikut mendorong pembangunan desa yang lebih baik.

.jpg)

0 Komentar