Sungai Penuh, wartasatu.info – Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh bersama Ketua dan Anggota Komisi I melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh pasca musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruang belajar, Senin (23/02).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian DPRD terhadap dunia pendidikan sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi bangunan yang terdampak kebakaran. Selain itu, sidak juga bertujuan memastikan langkah penanganan darurat serta rencana rehabilitasi dapat segera dilaksanakan agar proses belajar mengajar tidak mengalami kendala berkepanjangan.
Dalam kesempatan itu, rombongan DPRD berdialog dengan Kepala SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh, Mulyadi, S.Pd., M.M., beserta jajaran guru dan pihak sekolah. Pertemuan tersebut membahas kronologi terjadinya kebakaran, tingkat kerusakan bangunan, serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi, baik untuk rehabilitasi ruang kelas maupun penggantian sarana dan prasarana pendidikan yang ikut terbakar.
Pimpinan DPRD bersama Komisi I menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh. Mereka menegaskan komitmennya untuk mendorong Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera mengambil langkah cepat dalam penanganan pascakebakaran, termasuk mengupayakan penganggaran perbaikan bangunan sekolah.
Ketua DPRD menegaskan bahwa keselamatan dan keberlangsungan proses pendidikan harus menjadi prioritas utama.
"Kami ingin memastikan para siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Karena itu, perbaikan fasilitas yang terdampak harus segera dilakukan agar aktivitas pembelajaran dapat kembali normal secepatnya," ujarnya.
Selain meninjau ruang-ruang kelas yang terbakar, rombongan DPRD juga meminta pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan sekolah, termasuk instalasi kelistrikan dan sarana mitigasi kebakaran, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.
DPRD Kota Sungai Penuh berharap sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan pihak sekolah dapat mempercepat proses pemulihan pascakebakaran. Dengan demikian, seluruh kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Kota Sungai Penuh dapat kembali berlangsung secara optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan pendidikan kepada para siswa.

0 Komentar