Ticker

6/recent/ticker-posts

Drainase Tertutup Material Bekas Pembakaran Sampah, Warga Minta DLH Kota Sungai Penuh Segera Bertindak

Sungai Penuh, wartasatu.info — Tumpukan material bekas pembakaran sampah di kawasan samping Bukit Tiong, Desa Sungai Akar, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, dikeluhkan warga karena dinilai mulai menutupi saluran drainase di lokasi tersebut.

Kawasan itu diketahui menjadi salah satu titik transit sampah, tempat pengumpulan sementara sampah yang diangkut petugas menggunakan kendaraan roda tiga sebelum dipindahkan ke mobil pengangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Warga setempat berharap Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh segera melakukan pembersihan terhadap tumpukan material sisa pembakaran sampah yang semakin menumpuk dan berpotensi menghambat aliran air.

Salah seorang warga Desa Sungai Akar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sebagian sampah yang masuk ke lokasi tersebut dibakar sehingga menyisakan material abu dan residu pembakaran yang kini menutupi drainase dan bila hujan turun air dari bukit masuk ke jalan karena dari ase tertutup meterial bekas pembakaran sampah.

Setiap hari sampah masuk ke lokasi itu dan sebagian dibakar. Lama-kelamaan material bekas pembakaran menumpuk hingga menutupi saluran drainase dan bila hujan, air dari atas tebing mengalir di jalan karena drainase tertutup meterial bekas pembakaran sampah. Kami berharap DLH segera membersihkannya agar tidak menimbulkan masalah lingkungan,” ujar warga.

Menurut warga, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, dikhawatirkan dapat memicu banjir saat hujan turun serta menimbulkan persoalan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Wahyu Rahman Dedi, saat dikonfirmasi beberapa hari lalu menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi, namun tidak ada tindakan sampai berita ini di terbitkan.

“Nanti dicek,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, warga mengaku belum melihat adanya pembersihan maupun penanganan lebih lanjut di lokasi tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar