Ticker

6/recent/ticker-posts

Isu Rotasi Kepala Sekolah SD–SMP di Sungai Penuh Jelang Idul Fitri Menguat

Sungai Penuh, wartasatu.info – Isu pergantian atau rotasi kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Sungai Penuh mulai mencuat dan menjadi perbincangan di kalangan tenaga pendidik serta masyarakat. Pergantian tersebut dikabarkan akan dilakukan dalam waktu dekat, bahkan disebut-sebut sebelum Hari Raya Idul fitri 2026 dengan tujuan penyegaran dan peningkatan kualitas manajemen pendidikan.

Informasi yang beredar menyebutkan, rotasi kepala sekolah merupakan bagian dari upaya pembenahan di sektor pendidikan, agar terjadi penyegaran kepemimpinan serta peningkatan kinerja sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah daerah terkait kepastian jadwal maupun daftar kepala sekolah yang akan dirotasi. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian di kalangan kepala sekolah yang saat ini masih menjabat.

Salah seorang kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya mengaku hanya bisa menunggu keputusan pemerintah. Ia menyatakan siap menerima apapun kebijakan yang diambil.

“Kami sebagai ASN siap mengikuti keputusan pimpinan. Mau diganti silakan, mau dipertahankan tentu kami bersyukur. Kami tetap fokus menjalankan tugas,” ujarnya.

Menurutnya, rotasi merupakan hal yang wajar dalam sistem birokrasi, sepanjang dilakukan sesuai aturan dan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh, Affan, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon belum berhasil karena nomor yang bersangkutan dalam kondisi tidak aktif.

Pengamat pendidikan menilai, rotasi kepala sekolah merupakan kewenangan pemerintah daerah dan dapat menjadi langkah positif apabila dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis evaluasi kinerja.

“Rotasi yang tepat bisa meningkatkan motivasi dan kinerja, tapi harus berdasarkan penilaian profesional, bukan faktor non-teknis,” ujar salah seorang pemerhati pendidikan di Sungai Penuh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait kebenaran isu rotasi tersebut. Para kepala sekolah dan tenaga pendidik pun masih menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah daerah.

Pemerintah daerah diharapkan segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlarut-larut, sekaligus memastikan stabilitas dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.

Posting Komentar

0 Komentar