Ticker

6/recent/ticker-posts

Disperindag Sebut Bank Kerinci Bantu Pembiayaan Pedagang Tanjung Bajure, Bank Belum Bersedia Beri Penjelasan Resmi

Sungaipenuh, wartasatu.info — Upaya membantu pedagang Pasar Tanjung Bajure mendapatkan tambahan modal usaha disebut terus dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dengan Bank Kerinci.

Kabid Pengelola Pasar Dinas Perindag, Hendra Nasution, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut salah satunya diarahkan untuk membantu pedagang memperoleh akses pembiayaan sehingga tidak harus bergantung pada pinjaman dari rentenir untuk menambah modal usaha.

Menurut Hendra, akses pembiayaan melalui lembaga perbankan diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pedagang yang membutuhkan tambahan modal, mengingat pinjaman kepada rentenir umumnya memiliki beban bunga yang cukup tinggi.

Informasi tersebut kemudian coba dikonfirmasi oleh awak media kepada pihak Bank Kerinci. Konfirmasi dilakukan untuk memastikan kebenaran mengenai adanya kerja sama antara Disperindag dan Bank Kerinci, khususnya terkait fasilitas pembiayaan atau kredit bagi pedagang Pasar Tanjung Bajure.

Langkah konfirmasi tersebut juga dilakukan sebagai bagian dari upaya media menjaga keberimbangan pemberitaan, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya bersumber dari satu pihak.

Namun, saat awak media mendatangi Bank Kerinci dan bermaksud meminta penjelasan dari pimpinan atau pihak yang berwenang memberikan keterangan, belum diperoleh penjelasan resmi mengenai kerja sama tersebut.

Salah seorang karyawan Bank Kerinci yang ditemui awak media dan meminta namanya tidak disebutkan menyampaikan bahwa pihak bank tidak memberikan informasi terkait persoalan perbankan. Menurutnya, keterangan kepada media akan diberikan apabila pihak bank nantinya mengundang media.

Sikap tersebut tentu menjadi hal yang patut disayangkan, terutama karena informasi yang hendak dikonfirmasi media bukan menyangkut data pribadi nasabah maupun informasi rekening atau rahasia perbankan, melainkan sebatas memastikan ada atau tidaknya kerja sama secara kelembagaan dalam membantu pembiayaan pedagang Pasar Tanjung Bajure.

Apabila kerja sama tersebut memang benar adanya, penjelasan resmi dari Bank Kerinci justru dinilai penting agar para pedagang memperoleh informasi yang jelas mengenai program tersebut, termasuk bentuk pembiayaan, mekanisme pengajuan, persyaratan, serta siapa saja yang dapat mengakses fasilitas pembiayaan tersebut.

Keterangan resmi dari pihak bank juga dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai upaya menyediakan akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha kecil di pasar.

Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan informasi atau pemahaman mengenai bentuk kerja sama tersebut, penjelasan Bank Kerinci juga diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Media memahami bahwa perbankan memiliki ketentuan mengenai kerahasiaan data nasabah. Karena itu, konfirmasi yang dilakukan tidak diarahkan untuk meminta informasi pribadi nasabah, jumlah rekening, besaran pinjaman masing-masing pedagang, agunan maupun data lain yang bersifat rahasia.

Konfirmasi yang diminta hanya berkaitan dengan kebenaran adanya kerja sama dan informasi umum mengenai program pembiayaan bagi pedagang Pasar Tanjung Bajure.

Karena itu, hingga berita ini diterbitkan, keterangan mengenai bentuk dan mekanisme kerja sama tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari Bank Kerinci.

Wartasatu.info tetap membuka ruang yang seluas-luasnya bagi pihak Bank Kerinci untuk memberikan klarifikasi maupun penjelasan resmi terkait informasi tersebut. Penjelasan dari pihak bank nantinya akan menjadi bagian penting untuk melengkapi pemberitaan dan memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, khususnya para pedagang Pasar Tanjung Bajure yang berkepentingan terhadap akses permodalan usaha.

Posting Komentar

0 Komentar