Ticker

6/recent/ticker-posts

Asesmen Calon Kadis Sungai Penuh Dikabarkan pertengahan September 2026

Sungai Penuh, wartasatu.info – Pemerintah Kota Sungai Penuh dikabarkan akan kembali membuka proses asesmen atau seleksi terbuka untuk pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) yang saat ini masih mengalami kekosongan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartasatu.info, proses asesmen tersebut diperkirakan mulai dibuka pada 18 September 2026. Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih bersifat kabar dan menunggu kepastian serta pengumuman resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Informasi yang berkembang menyebutkan, terdapat lima organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan mengikuti proses pengisian jabatan kepala OPD. Kelima OPD tersebut masing-masing Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Pendidikan.

Sejumlah jabatan tersebut diketahui telah cukup lama mengalami kekosongan dan dalam pelaksanaannya dijalankan oleh pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas, sesuai mekanisme pemerintahan yang berlaku.

Nama-Nama Mulai Diperbincangkan

Seiring munculnya kabar asesmen tersebut, sejumlah nama mulai menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat. Salah satunya adalah Bovi Handriyanto, yang disebut-sebut berpotensi mengikuti atau menduduki jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan.

Namun, terkait nama-nama calon kepala OPD lainnya, sejauh ini belum ada kepastian. Karena itu, berbagai prediksi yang berkembang di tengah masyarakat belum dapat dianggap sebagai keputusan atau hasil seleksi.

Penetapan pejabat definitif nantinya tetap bergantung pada tahapan seleksi, persyaratan administrasi, hasil asesmen, penilaian panitia seleksi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat Berharap Kadis Perhubungan dan Disperindag Tegas

Sementara itu, muncul pula aspirasi dari sebagian masyarakat agar pejabat yang nantinya dipercaya memimpin Dinas Perhubungan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan merupakan sosok yang dinilai memiliki keberanian, ketegasan, serta kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Aspirasi tersebut salah satunya disampaikan tokoh masyarakat Sungai Penuh, Datuk Aswardi. Ia berharap, dalam menentukan pejabat untuk dua OPD tersebut, Wali Kota Sungai Penuh dapat mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan pejabat dalam berkomunikasi dan melakukan koordinasi dengan masyarakat.

“Kita berharap khusus dua dinas, yaitu Dinas Perhubungan dan Dinas Perindag, kepala dinasnya bisa diisi oleh orang tiga dusun (Sungai Penuh, Sungai Bungkal, Pondok tinggi) yang berani dan tegas. Ini untuk memudahkan koordinasi dan pengaturan. Karena pada dasarnya dua dinas itu ada keterkaitan dengan masyarakat tiga dusun. Namun semua tergantung Wali Kota, kita hanya bisa menyarankan,” ujar Datuk Aswardi.

Menurutnya, persoalan ketegasan dan kemampuan berkoordinasi menjadi penting, khususnya bagi OPD yang dalam menjalankan tugasnya bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.

Meski demikian, aspirasi tersebut merupakan pandangan pribadi atau kelompok masyarakat dan bukan merupakan ketentuan dalam proses seleksi jabatan. Pengisian jabatan kepala OPD tetap harus mengacu pada kompetensi, kualifikasi, rekam jejak, hasil seleksi serta ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, wartasatu.info masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait tanggal pelaksanaan asesmen, jumlah jabatan yang akan dilelang, serta mekanisme dan persyaratan seleksi.

Dengan demikian, informasi mengenai asesmen pada 18 September 2026 dan lima OPD yang disebutkan di atas masih perlu menunggu pengumuman resmi Pemkot Sungai Penuh agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar