Ticker

6/recent/ticker-posts

Jejak Spiritual di Atap Sumatera: Hasto Kristiyanto Kagumi Keaslian Gunung Kerinci

 

Kerinci, wartasatu.info – Di tengah menghangatnya dinamika politik nasional, ketika sejumlah partai pendukung pemerintah mulai mendorong agar PDI Perjuangan mengambil sikap politik yang lebih tegas sebagai oposisi, Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto justru memilih menempuh perjalanan yang sarat makna dengan mendaki Gunung Kerinci.

Pendakian yang dilakukan dalam rangka Bulan Bung Karno itu bukan sekadar menaklukkan puncak tertinggi di Sumatera, melainkan menjadi perjalanan spiritual untuk mengenang nilai-nilai perjuangan Soekarno. Tepat pada momentum haul Bung Karno, Minggu (21/6/2026), Hasto bersama rombongan berhasil mencapai puncak Gunung Kerinci.

Sepanjang perjalanan, Hasto mengaku terpesona oleh keindahan alam Gunung Kerinci yang masih terjaga keasliannya. Jalur pendakian yang alami, pepohonan rindang, akar dan ranting yang menjadi pegangan para pendaki hingga udara pegunungan yang sejuk memberikan pengalaman tersendiri yang menurutnya tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menguatkan batin.

Baginya, Gunung Kerinci bukan hanya simbol kekayaan alam Indonesia, tetapi juga warisan bangsa yang harus dijaga bersama. Keaslian kawasan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa alam Indonesia masih memiliki ruang-ruang yang harus terus dilestarikan untuk generasi mendatang.

Setibanya di puncak, Hasto membentangkan bendera PDI Perjuangan sebagai simbol semangat perjuangan yang terus menyala.

"Merdeka! Hari ini, dalam rangka Bulan Bung Karno, bendera PDI Perjuangan berkibar dengan gagah perkasa di puncak Gunung Kerinci. Ini melambangkan tekad dan semangat juang untuk mengambil seluruh api perjuangan Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri. Terus bergerak bagi Indonesia Raya, mencintai bumi, merawat Pertiwi, dan menggelorakan keberpihakan kepada rakyat marhaen," ujar Hasto saat berada di puncak Gunung Kerinci.

Ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan menjadikan kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa. Menurutnya, merawat bumi merupakan tanggung jawab bersama, karena alam adalah fondasi kehidupan yang harus diwariskan dalam kondisi tetap lestari.

Hasto juga menegaskan bahwa politik sejatinya merupakan jalan pengabdian kepada rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Nilai-nilai politik, katanya, harus selalu berpijak pada ajaran Pancasila sebagaimana yang terus ditanamkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Kami diajarkan Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa politik digerakkan oleh nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan kebangsaan, demokrasi, dan keadilan sosial," ungkapnya.

Di puncak Gunung Kerinci, Hasto juga memanjatkan doa bagi Indonesia. Dengan latar hamparan awan dan bentangan alam yang memukau, ia berharap bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Pendakian tersebut menjadi simbol bahwa semangat perjuangan tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas politik, tetapi juga melalui refleksi, kecintaan terhadap alam, dan komitmen untuk menjaga bumi pertiwi. Di tengah keheningan puncak Gunung Kerinci, Hasto menyampaikan pesan bahwa mencintai Indonesia tidak cukup hanya dengan kata-kata, melainkan harus diwujudkan dengan tindakan nyata untuk melestarikan alam dan mengabdikan diri bagi kepentingan rakyat serta bangsa.

Penulis: Heru Sragen

Posting Komentar

0 Komentar