Sungai Penuh, wartasatu.info – Terpilihnya Alfin, SH, sebagai Ketua DPD PAN Kota Sungai Penuh dalam Musda serentak se-Provinsi Jambi membawa angin segar bagi partai berlambang matahari terbit tersebut. Para kader PAN pada dasarnya menyambut keputusan itu dengan dukungan kuat dan optimisme tinggi, berharap Alfin mampu mengembalikan kejayaan PAN di Kota Sungai Penuh.
Banyak kader menilai, meski Alfin masih terbilang baru dalam gelanggang politik, posisinya sebagai Wali Kota Sungai Penuh sekaligus figur yang tengah mendapat kepercayaan publik memberi peluang besar untuk mendorong PAN kembali menjadi kekuatan politik dominan di daerah.
Namun demikian, dinamika pro dan kontra tetap muncul. Sebagian publik meragukan pengalaman politik Alfin yang dianggap belum matang. Meski begitu, kader PAN menegaskan bahwa yang terpenting adalah kinerja dan bukti nyata yang akan ditunjukkan oleh ketua baru tersebut.
Tokoh senior PAN, Yos Adriano, saat dimintai tanggapannya oleh wartasatu.info, Sabtu (15/11), menegaskan bahwa para kader sangat mendukung langkah Alfin.
“Sebagai kepala daerah yang diusung PAN, tentu kami sangat berharap Pak Alfin bukan hanya bisa, tetapi juga mau memimpin PAN sebagai Ketua DPD. Sekarang beliau sudah ditetapkan melalui Musda, dan kami yakin PAN akan semakin besar di Kota Sungai Penuh,” ujarnya.
Yos juga optimistis PAN di bawah kepemimpinan Alfin mampu kembali merebut kursi pimpinan DPRD seperti pada periode-periode sebelumnya.
“Kami yakin Pak Alfin mampu membangun infrastruktur partai hingga ke tingkat desa, sekaligus membangun Kota Sungai Penuh secara keseluruhan,” tambahnya.
Di sisi lain, seorang kader PAN yang enggan disebutkan namanya memberikan pernyataan yang memunculkan tanda tanya besar.
“Tahun 2026 akan ada kejutan untuk Kota Sungai Penuh yang transparan,” ungkapnya singkat. Namun saat di desak apa maksudnya mengatakan demikian, sumber hanya mengatakan, kita tunggu tahun depan, katanya.
Saat ditanya soal keabsahan Alfin sebagai ketua ditinjau dari AD/ART partai, sumber tersebut menegaskan bahwa penetapan tersebut sepenuhnya sesuai aturan internal PAN, yaitu sebagai kader maupun tokoh masyarakat.
Dengan dukungan mayoritas kader dan sorotan publik yang mengiringi langkah awalnya, kini seluruh mata tertuju pada Alfin, apakah ia mampu membawa PAN kembali bersinar, atau justru menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan kepercayaan partai dan masyarakat.

0 Komentar