Ticker

6/recent/ticker-posts

Warung Kopi Mulai Panas, Tiga Nama Santer Disebut Menuju Pilgub Jambi 2030

Jambi, wartasatu.info – Pemilihan Gubernur Jambi 2030 memang masih terbilang jauh, namun dinamika politik mulai terasa sejak dini. Sejumlah nama tokoh politik kini santer diperbincangkan di ruang-ruang informal, mulai dari warung kopi hingga diskusi masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartasatu.info, setidaknya ada tiga nama yang kerap disebut-sebut berpotensi maju pada Pilgub Jambi 2030 mendatang. Ketiga nama tersebut yakni Hasan Basri Agus (HBA), Zumi Zola, dan Wali Kota Jambi aktif, Maulana.

Nama HBA, mantan Gubernur Jambi satu periode (2010-2015), kembali mencuat dan disebut-sebut akan berpasangan dengan tokoh muda PDI Perjuangan, Edi Purwanto. Edi Purwanto saat ini menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi sekaligus anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Jambi. Di mata publik, Edi dinilai relatif minim kontroversi dan mulai menunjukkan kontribusi nyata bagi daerah sejak duduk di Senayan.

Sementara itu, Zumi Zola, mantan Gubernur Jambi, juga kembali menjadi perbincangan. Ia dikabarkan berpotensi berpasangan dengan Fadhil Arief, Bupati Batang Hari aktif yang telah menjabat dua periode. Fadhil dikenal memiliki rekam jejak pemerintahan yang cukup kuat di tingkat kabupaten dan dinilai berhasil menjaga stabilitas pembangunan daerahnya.

Namun demikian, Zumi Zola tidak lepas dari sorotan publik. Ia memiliki catatan hukum di masa lalu, setelah tersandung kasus korupsi dan telah selesai menjalani hukuman. Fakta tersebut menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat dalam menilai peluang dan elektabilitasnya ke depan.

Sementara itu, Maulana, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Jambi, disebut-sebut oleh sebagian masyarakat Jambi sebagai figur potensial untuk maju di Pilgub mendatang. Namun hingga kini, Maulana dinilai masih minim gebrakan besar yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap perubahan wajah Kota Jambi. Selain itu, sosok calon wakil yang akan mendampinginya juga belum mengemuka ke publik.

Perlu ditegaskan, seluruh dinamika tersebut masih sebatas wacana dan obrolan publik. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi maupun konfirmasi langsung dari masing-masing tokoh terkait kesiapan atau niat maju dalam Pilgub Jambi 2030.

Meski masih jauh, geliat politik yang mulai terasa sejak dini ini menunjukkan bahwa pertarungan menuju kursi orang nomor satu di Provinsi Jambi diprediksi bakal berlangsung ketat dan penuh kalkulasi politik.

Posting Komentar

0 Komentar