Sungai Penuh,wartasatu.info – Konstelasi politik Kota Sungai Penuh kembali menghangat setelah Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menunjuk Alfin, SH sebagai Ketua DPD PAN Kota Sungai Penuh. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, Alfin belum memberikan pernyataan sikap resmi terkait penunjukan tersebut.
Di tengah ketidakjelasan itu, muncul pula kabar bahwa Partai Gerindra turut melirik Alfin untuk dijadikan Ketua DPD di Kota Sungai Penuh. Situasi ini menempatkan Alfin sebagai figur yang memiliki daya tarik kuat di mata partai-partai besar.
Depati Beni: Saya Sarankan Alfin Tetap Netral
Orang dekat Alfin, Depati Beni, memberikan pandangan saat dimintai keterangan oleh wartasatu.info. Ia menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Alfin.
“Terkait Pak Alfin yang sudah ditunjuk PAN menjadi Ketua DPD, keputusan sepenuhnya ada pada beliau. Namun saya menyarankan agar beliau netral soal partai, mengingat tugas beliau sebagai wali kota masih banyak yang harus dikerjakan untuk masyarakat,” ujar Depati Beni.
Ia menilai, sikap netral akan memudahkan seluruh partai politik diajak bergotong royong dalam membenahi Kota Sungai Penuh tanpa keberpihakan tertentu.
“Kalau beliau netral, semua partai bisa dilibatkan bersama-sama memperbaiki kota ini. Itu saran saya,” tambahnya.
Potensi Kekecewaan PAN?
Penunjukan Alfin sebagai Ketua DPD PAN tentu menimbulkan harapan besar dari internal PAN. Namun tanpa adanya sikap resmi dari Alfin, potensi kekecewaan bisa saja muncul apabila sang wali kota memilih untuk tidak menerima amanah tersebut dan tetap berada pada posisi netral.
Sementara itu, tarik-menarik perhatian dari PAN dan Gerindra terhadap Alfin menjadi dinamika politik baru yang dinilai akan memengaruhi arah politik lokal dalam waktu dekat.

0 Komentar