Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkot Sungai Penuh Bersama Badan Pangan Nasional Pantau Harga Pangan, Pastikan Stabil Jelang Ramadhan

 


Sungai Penuh, wartasatu.info – Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan dengan mendampingi kunjungan kerja Badan Pangan Nasional ke sejumlah pusat perdagangan, Sabtu (14/02/2026). Peninjauan tersebut dipusatkan di Pasar Tanjung Bajure dan Pasar Beras, yang menjadi barometer utama pergerakan harga bahan pokok di daerah tersebut.

Kunjungan ini dipimpin oleh Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional, Rina Syawal, SP., MP., dan didampingi langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, sebagai representasi komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Turut hadir mendampingi rombongan, Sekretaris Daerah Sungai Penuh Alfian, SE., MM., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Nasran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, SE., ME., Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan dan Perikanan Suarman, Kabag Ekonomi Rozalek, serta jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh. Selain itu, hadir pula perwakilan Bulog Provinsi Jambi, Ditkrimsus Polda Jambi, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, serta unsur Satgas Pangan.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung kondisi pasar, memantau harga sejumlah komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, minyak goreng, dan beras. Pemantauan ini bertujuan memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat menjelang Ramadhan.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui koordinasi aktif dengan pemerintah pusat, provinsi, serta instansi terkait.

“Pemkot Sungai Penuh berkomitmen untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap terkendali, khususnya menjelang Ramadhan. Kami terus memperkuat sinergi dengan Badan Pangan Nasional, TPID, dan seluruh stakeholder guna menjaga stabilitas pangan daerah,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Bajure dan Pasar Beras terpantau relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini mendapat apresiasi dari Badan Pangan Nasional dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, yang menilai peran pedagang dan pelaku usaha sangat penting dalam menjaga stabilitas harga.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Gerai Pangan Murah serta rapat koordinasi bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, dan Satgas Pangan. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan sinergi lintas sektor guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis dan nyata dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis stabilitas harga pangan dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani bulan Ramadhan dengan aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Posting Komentar

0 Komentar