Ticker

6/recent/ticker-posts

Zarman Ependi Mengajak Publik Awasi Proyek Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh

Sungai Penuh, wartasatu.info – Proyek pembangunan Pasar Beringin Jaya yang kini telah resmi berganti nama menjadi Pasar Sungai Penuh mulai menjadi perhatian berbagai pihak. Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan rehabilitasi pasar ini dilaksanakan oleh PT Cimendang Sakti Kontrakindo, perusahaan yang beralamat di Bekasi dan ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana oleh pihak kementerian.

Sejalan dengan nilai kontrak yang mencapai puluhan miliar rupiah dan bersumber dari APBN Tahun 2025–2026, sejumlah tokoh masyarakat dan aktivis daerah menilai pentingnya keterlibatan publik dalam mengawasi jalannya proyek strategis tersebut.

Salah satu yang angkat bicara ialah Zarman Ependi, Pembina Aliansi Wartawan dan LSM Bumi Kerinci (ABK) sekaligus Pembina Wartawati Indonesia Maju (WIM). Ia menegaskan bahwa proyek besar seperti ini harus diawasi bersama agar tidak terjadi penyimpangan.

Kami memohon kepada seluruh masyarakat serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk ikut mengawasi proses pembangunan Pasar Sungai Penuh ini. Proyek ini menggunakan uang negara yang berasal dari pajak rakyat, bukan uang nenek moyang kontraktor pelaksana,” tegas Zarman Ependi.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi pedagang dan masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia juga mengingatkan bahwa proyek pemerintah harus berjalan sesuai aturan, spesifikasi teknis, serta tepat waktu.

Zarman menambahkan bahwa ABK akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan independen. “Kami akan ikut mengawasi, namun tetap objektif dan berdasarkan fakta di lapangan. Ini demi kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

Hingga kini, proses pekerjaan rehabilitasi Pasar Sungai Penuh masih terus berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. Publik pun diharapkan berperan aktif memberikan masukan maupun laporan apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan di lapangan.


Posting Komentar

0 Komentar